Sabtu, 13 Januari 2018

Islam di Republik Ceko

Peta Republik Ceko. Pecahan dari negara yang dulu dikenal dengan nama Cekoslovakia, masing masing kini membentuk negara sendiri, Republik Ceko dan Republik Slovakia.

Sejarah Islam di Republik Ceko sudah dimulai sejak negara itu masih bergabung bersama Republik Slovakia sebagai Negara Republik Cekoslovakia. Pada tahun 1934 muslim disana sudah membentuk organisasi islam pertama dan berupaya mendapatkan pengakuan dari pemerintah namun tak pernah terealisasi karena masalah masalah administrasi dan legal yang tak kunjung usai.

Pemimpin awal komunitas muslim disana adalah Muhammad Abdullah Brikcius yang merupakan mualaf asli Ceko, wartawan dan traveler independen. Semasa perang dunia kedua beliau berpandangan bahwa Nazi Jerman akan membebaskan Muslim disana dari belenggu kolonial, khususnya dari jajahan Inggris. Itu sebabnya kemudian beliau secara bekala menerbitkan artikel di berbagai surat kabar muslim maupun non muslim di Ceko.

Beliau juga menjalin hubungan erat dengan muslim arab yang satu visi dengannya, termasuk mufti Jerussalem Amin Al-Husayni. Namun justru sikap itu yang kemudian menuai masalah dikemudian hari saat kekuasaan Nazi Jerman jatuh dan tentu saja merusak reputasi Abdullah Brikcius. Selama komunis berkuasa di Cekoslovakia selama kurun waktu 1948 hingga 1989, muslim di negara itu lebih banyak diam dan menahan diri.

Muslim ceko mengalami masa masa kelam selama rezim komunis berkuasa, aktivitas peribadatan terganggu terutama peribadatan komunal meskipun hal itu juga berlaku bagi semua aktivitas keber-agama-an di negara itu. Namun demikian tekanan oleh Komunis terhadap muslim disana tak terlalu berlebihan. Banyak pihak melihat perlakuan tak biasa oleh partai komunis terhadap muslim disana dilatarbelakangi dua faktor : [pertama] para pejabat partai komunis Cekoslovakia beranggapan bahwa muslim disana lebih sebagai suatu fenomena yang eksotis dan tidak akan mengancam kekuasaan komunis, sebagaimana di jabarkan oleh Muhamed Ali Shilhavy dalam sebuah jurnal wawancara tahun 1990-an.

Masjid Praha yang menjadi pusat dakwah dan organisasi Islam di Republik Ceko.

[faktor kedua] komunis Cekoslovakia tetap menjaga hubungan baik dengan apa yang mereka sebut sebagai rezim arab progresif secara khusus bagi Yaman Selatan, Libya, Suriah dan Aljazair, dan tentu saja mereka juga tidak mau melakukan tindakan yang akan mengundang masalah internasional sebagai akibat tindakan intimidasi terhadap muslim setempat, sebagimana di konfirmasi oleh Muhamed Ali Silhavy dalam sebuah wawancara dengan Dingir Journal. Hal ini kemudian disusul dengan fakta fakta berikutnya bahwa begitu banyak mahasiswa mahasiswa arab yang memperoleh beasiswa untuk belajar di berbagai perguruan tinggi di Cekoslovakia dan konon beberapa dari mereka bahkan kemudian menikah dengan wanita Ceko ataupun Slovakia, membentuk rumah tangga disana.

Hal tersebut yang kemudian menjadi salah satu pembentuk awal komunitas muslim di Republik Ceko maupun Slovakia. Struktur internal komunitas ini merefleksikan perkembangan sosial dunia arab dan Islam, pada periode tahun 1960-an kebanyakan mahasiswa arab yang datang belajar kesan dari golongan sekuler. Perkembangan cepat islam baru terjadi di tahun 1970-an, mahasiswa yang datang kesana lebih islami dan kebanyakan dari mereka merupakan mahasiswa dari bidang studi teknologi dan kesehatan bukan dari bidang sosial kemasyarakatan. Dan dampak yang sudah pasti adalah bedirinya berbagai masjid di hampir semua universitas di kota kota bekas Republik Cekoslovakia itu.

Data Statistik

Meski tak ada data pasti terkait berapa banyak muslim di Republik Ceko, Muhamed Ali Shilhavy (dalam wawancara dengan BBC perwakilan Ceko 20 September 2001) menyebutkan bahwa muslim di Ceko ada sekitar 20 ribu jiwa dan 400 diantaranya adalah pribumi Ceko. Perkembangan jumlah mualaf di negeri itu terus meningkat dan sekitar 80% dari mualaf adalah wanita, yang secara tidak saja menjadikan Islam sebagai agama tapi juga menyerap semua budayanya.

Masjid Praha yang menjadi pusat dakwah dan organisasi Islam di Republik Ceko.
Sebagian besar muslim non pribumi di Ceko adalah muslim Arab yang terdiri dari muslim Afgan, kawasan Sub Sahara Afrika, Pakistan, termasuk juga para pengungsi dari Bosnia Herzegovina dan mereka yang yang berasal dari kawasan Asia Tengah dan Republik Republik di Kaukasus bekas Uni Soviet. Turki, Parsi dan Kurdi meskipun ada tapi jumlah mereka sangat sedikit.

Muslimah di Pemerintahan Ceko

Salah satu Muslim terkenal di sana bernama Karimah. Ia terkenal karena satu-satunya Muslim yang memiliki jabatan tinggi di Pemerintahan Republik Ceko. Muslimah ini tercatat sebagai pejabat tinggi di Kementerian Kehakiman Republik Ceko. Mungkin, Karimah juga adalah alasan yang kuat dan tepat untuk menyimpulkan bahwa Islam dan Muslim di sana akan merasakan keamanan secara hukum. 

Organisasi Organisasi Islam di Republik Ceko

Ústředí muslimských obcí (Kantor Pusat Asosiasi Muslim) merupakan oragnisasi resmi komunitas muslim Ceko yang didaftarkan pada tanggal 17 September 2004. Dengan berdirinya organisasi ini menandai disyahkannya Islam sebagai salah satu agama resmi di Republik Ceko. dan dengan sendirinya memberikan hak kepada organisasi tersebut untuk membentuk atau pun merangkul organisasi organisasi dibawahnya di seluruh wilayah Ceko.

Dalam batasan tertentu kantor pusat juga diperkenankan melakukan aktivitas di penjara penjara yang di dalamnya terdapat napi muslim. Namun demikian komunita muslim disana belum memiliki pengakuan dari pemerintah atas aktivitas berdasarkan hukum syariah termasuk pengajaran agama Islam di sekolah sekolah dan pernikahan.

Masjid Brno, Masjid kedua di Republik Ceko.

Kantor Pusat Asosiasi Muslim ini merupakan organisasi payung bagi organisasi organisasi Islam di Republik Ceko, organisasi organisasi yang bernaung dibawahnya termasuk adalah :
1). Islámská nadace v Praze (Islamic Foundation in Prague – Yayasan Islam Praha)
2). Islámská nadace v Brně (Islamic Foundation in Brno – Yayasan Islam Brno)
3). Všeobecný svaz muslimských studentů  (General Union of Muslim Students, atau the Muslim Student Union – Serikat Mahasiswa Muslim)

Presiden dari Kantor Pusat Asosiasi Muslim ini dijabat oleh Mohamed Ali Šilhavý (lahir di desa Trebic pada 17 November 1917), seorang mualaf pribumi Ceko yang sudah berislam sejak beliau berumur 20 tahun sebagaimana disebut sebut di awal tulisan ini. mengingat usia beliau yang sudah lebih dari 90 tahun, dalam pelaksanaannya beliau dibantu oleh dua orang wakil presiden organisasi, salah satunya adalahvVladimír Sáňka, juga seorang mualaf pribumi Ceko yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Islam Kota Praha.

Pejabat wakil presiden lainnya adalah muslim arab dari Irak bernama Munib Hasan al-Rawi atau kadang kadang disebut oleh media dengan nama Muneeb Hassan, yang juga menjabat sebagai ketua Yayasan Islam Brno ::: Yayasan Islam Brno merupakan pendiri dan pengelola masjid Brno:::. Beliau juga merupakan salah satu contoh dari muslim arab yang awalnya datang ke Ceko sebagai mahasiswa namun setelah wisuda memutuskan untuk tinggal dan menjadi bagian dari komunitas muslim Republik Ceko.

Selain dari organisasi organisasi resmi tersebut, di Ceko masih ada dua organisasi lainnya yang juga menjalankan aktivitas ke-Islaman disana, yakni : [pertama] Svaz islámských kulturních center v Praze (Union of Islamic Cultural Centres in Prague – Serikat Pusat kebudayaan Budaya Islam Praha) –  yang beranggotakan hanya untuk muslim Turki dan memiliki keterkaitan dengan lembaga lembaga Islamic Center dunia yang didanai oleh Turki.

[kedua] Muslimská unie (Muslim Union – Serikat Muslim) – secara resmi dibentuk tanggal 20 Januari 2001. Beranggotakan muslim muslim mualaf pribumi Ceko dibawah pimpinan Muhammad Abbas al-Mu'tasim kadang kadan beliau juga dipanggil dengan nama Mohamed Abbás. Sama seperti Munib Hasan al-Rawi, Mohamed Abbás sendiri merupapakan muslim Arab dari Sudan yang awalnya merupakan mahasiwa di salah satu Universitas di Ceko namun kemudian memilih menetap dan menjadi warganegara Ceko setelah wisuda. Beliau juga kebetulan adalah anak dari diplomat sudan di Ceko. organisasi yang dipimpinnya aktif di bidang publikasi dan internet.

Masjid Brno dari samping.

Masjid Di Republik Ceko

Ada dua masjid yang sudah berdiri di Republik Ceko. Masjid pertama berdiri disana ada di Kota Brno biasa disebut Islamic Center Brno – Brno Mosque. Dibangun pada tahun 1998. Masjid ini dibangun dan dikelola oleh Yayasan Islam di Brno. Sedangkan masjid kedua dibangun di kota Praha (ibukota Republik Ceko) pada tahun 1999 dibangun setahun setelah masjid Brno oleh Yayasan Islam di Praha.

Daftar Organisasi Organisasi Islam di Republik Ceko

Ústředí muslimských obcí - Centre of muslim communities
Merupakan organisasi Islam tertua di Republik Ceko dan memiliki cabang di kota kota Praha, Brno dan Teplice
Situs : http://www.umocr.cz/
 
Islamic institution of Prague- Prague mosque (Masjid Praha)
Alamat : Blatská 1491, 198 00 Praha 9
telepon.: 281 918 876
fax: 281 917 414
e-mail: praha@muslim.cz
situs : www.praha.muslim.cz

Islamic institution of Brno (Masjid Brno)
Vídeňská 38a, 639 00 Brno
Situs resmi : www.brno.muslim.cz
Email : http://mesita.cz/

Muslim Student Union -  Teplice
Memberikan bantuan kepada mahasiswa muslim, mempromosikan pemahaman islam dengan benar diantara sesama muslim dan memperkuat hubungan antara Republik Ceko dan Negara Negara Islam
Situs resmi : http://svazmuslim.cz

Muslim Union (Muslimská unie)
Mempromosikan rencana dan informasi yang objektif tentang Islam dan mendukung aktivitas pendidikan budaya.
Alamat : Chmelová 2893, 106 00  Prague 10 Czech Republic
telepon : 00420-777 636 544
email : info@muslim-inform.cz
situs resmi : http://www.muslim-inform.cz

PROislám, o.s.
Memberikan Iformasi tentang Islam dalam berbagai latar belakang etsnis dan budaya
Alamat : Praha 9, Tlustého
Situs resmi : www.proislam.pise.cz

Islamic Center, Masjid dan Tempat Sholat

Berikut ini adalah daftar Masjid dan Tempat Sholat lainnyadi berbagai kota di Republik Ceko, beberapa tempat sholat yang tersedia tidak berbentuk masjid tapi berupa ruang kantor atau gedung yang disewa sebagai tempat sholat muslim setempat baik sholat lima waktu maupun sholat Jum’at.

KOTA PRAHA
  
Masjid Praha (Islamic Institution of Prague- Prague mosque)
Alamat : Blatská 1491, 198 00 Praha 9
Telepon : 281 918 876
Fax: 281 917 414
Email : praha@muslim.cz
Situs resmi : www.praha.muslim.cz

Ruang sholat di pusat informasi Yayasan Islam Praha di pusat kota Praha dan dikelola oleh Masjid Praha.
Alamat : Politických vězňů 14 (Passage of Jiří Grossmann, 1. floor)
110 00 Praha 1

"Turkish prayer room"
Alamat : Pivovarnická 8, Praha 3

Prayer room - Student house Hvězda
Alamat : Zvoníčkova 6, 162 00 Praha 6

Prayer room - Student house Trója
Alamat : Pátkova 3, 182 00 Praha 8

Prayer room - Masarykova kolej (Student house)
Alamat : Thákurova 1, 160 00 Praha 6.

KOTA BRNO
  
Masjid Brno (Islamic Institution of Brno - Brno mosque)
Alamat : Vídeňská 38a, 639 00 Brno
situs resmi :
www.brno.muslim.cz dan http://mesita.cz/

Ahlulbayt centre
Alamat : Blaněnská 1338, 664 34 Kuřim, Brno
Contact : Abdulrahman Adday
Phone  :00420603220055     
E mail : 
adday@agroad.cz
  
Prayer room - Language school Alfirdaus
Alamat : Masarykova 30, Brno - střed 602 00
Tel.: 722 965 327
Email : alfirdaus@alfirdaus.cz

KOTA HRADEC KRÁLOVÉ

Prayer Room Hradec Králové
Ruangan yang disewa sebagai tempat sholat dan kegiatan lainnya
Alamta : Jana Masaryka 605/30, 500 12 Hradec Králové
situs resmi :
www.hkmuslims.com
  
KOTA LIBEREC

Prayer room - student house Harcov
Liberec

KOTA LÁZNĚ (SPA) DARKOV

Prayer room - LÁZNĚ DARKOV
Alamat : 735 03 Lázně Darkov
Ruang sholat di dalam SPA dan hanya untuk tamu SPA

Neředín Block C
Alamat : Olomouc, Czech Republic
Email : olomouc.muslims@gmail.com
Situs resmi : http://olomoucmuslims.co.cc/

KOTA PLZEŇ

Prayer room - student house Bolevecká
Alamat : Bolevecká 34, blok L3, 6. floor, 301 66 Plzeň
Telepon : +420 776 758 945 (Ahmed)
email: 
dr.margoosh@yahoo.com

KOTA TEPLICE

Islamic Centre of Teplice (Cabang dari Masjid Praha)
Alamat : Kollárova 2807/8, 3. floor, Teplice.
Tel.: 776 319 533 , 776 003 329

Friday prayers in Arabic and Czech, classes and lectures
Alamat : Lázeňská 21, 417 01 Dubí
Ruang sholat di dalam SPA dan hanya untuk tamu SPA

KOTA KARLOVY VARY

Prayer room - v hotelu Thermal
Alamat : I. P. Pavlova 11, 360 01 Karlovy Vary

KOTA KOLOVÁ 

Mosque Al Medina
Alamat : Village Kolová near Karlovy Vary


------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga


Minggu, 07 Januari 2018

Islam di Botswana - Bagian 2


Botswana

Masjid di Botswana hadir sejak tahun 1967

Hingga pertengahan 1960-an, Botswana masih belum memiliki satu masjid pun. Namun pada tahun 1961, komunitas Muslim mulai membangun madrasah, sekolah pendidikan agama yang beroperasi siang hari setelah sekolah reguler selesai. Berkat jerih payah sumbangan Muslim Botswana, akhirnya pada 1967 masjid pertama berdiri di Lobatse. 

Setidaknya, ada 18 masjid besar di 18 kota di Botswana, seperti dimuat di  laman resmi Botswana Muslim Association (BMA). BMA sendiri tak hanya menggelar kegiatan keagamaan di masjid-masjid, tapi juga berbagai kegiatan kepemudaan, sertifikasi halal, dan kegiatan kemanusiaan, seperti bantuan bencana. Bidang Dakwah BMA juga menggelar kelas-kelas pendalaman Islam setiap akhir pekan.

Tidak semua masjid menempati area tersendiri, ada juga yang berada dalam kompleks lembaga pendidikan, seperti Masjid Al-Nur di kompleks Al-Nur Muslem School Gaborone dan Islamic English Medium Primary School Molepolole. Sekolah Islam tak hanya dikhususkan bagi pelajar Islam, tapi juga non-Islam. Pelajar Muslim wajib mengikuti pelajaran agama Islam selepas kegiatan belajar umum selesai.

Komunitas Muslim Garobone juga sangat memperhatikan pendidikan. Selain sekolah Islam, madrasah khusus pendidikan agama juga didirikan. Ada bangunan khusus yang digunakan sebagai madrasah di kompleks masjid yang biasanya beroperasi siang hingga sore hari.

Negara Islam dan kedutaan mereka yang ada di Bostwana turut berkontribusi mendorong pertumbuhan Islam. Didalam tulisan “Gaborone Muslim Community: A Vignette Into Their Lives”, Muhammed Haron menulis para imam dan syekh yang mengajar Islam di Garobone merupakan lulusan universitas yang ada di negara-negara Islam. Mereka pun mendapat gaji.  

Komunitas Muslim di Garobone juga memiliki perpustakaan komunitas karena sadar akan dibutuhkannya sumber bacaan Islami. Radio Islam juga mengudara dengan jangkauan terbatas. Selain itu, majalah dan buletin sudah terbit sejak pertengah 1990-an, seperti buletin Minaret, Almujaahidah dan An-Nur’s School Magazine.

Farida Jada Bardien dalam aritikelnya “Growing up in Botswana” menceritakan  pengalamannya selama tinggal di kota kecil Lobatse, Botswana. Muslim Botswana merupakan gabungan dari berbagai etnis, seperti India, Pakistan, dan Eropa. Meski minoritas, otoritas Botswana membolehkan aneka kegiatan keislaman dan fasilitasnya, seperti masjid dan madrasah. Kondisi Botswana relatif tenang dan minim konflik antarumat beragama.

Masyarakat Botswana cocok dengan sistem Islam

Meski populasi terbesar Botswana dalah penganut Kristen, James Denbow dan Phenyo C Thebe dalam “Culture and Customs of Botswana” mengungkapkan, Islam cukup diperhatikan dan berhasil meraih banyak penganut. Masyarakat Botswana lebih cocok dengan sistem Islam yang serupa dengan sistem tradisional mereka. Laki-laki menjadi pemimpin di keluarga dan komunitas.

Selain itu, aktivitas dagang dan kegiatan Islam yang berlangsung damai membuat para pedagang Muslim itu diterima penguasa dan orang-orang asli Botswana. Perkawinan antara Muslim India dan warga Botswana juga membuat Islam menyebar ke penduduk asli.

Masjid An-Nur, Botswana Muslim Association

Da'wah di Botswana

Pusat da’wah Islam di Botswana berada di Gaborone dibawah kendali organisasi Islam Botswana Muslim Association (BMA). BMA pusat memiliki perpustakaan yang memiliki koleksi buku buku Islam dalam jumlah besar dan secara berkelanjutan di perbaharui, termasuk juga koleksi DVD yang berisi rekaman dakwah, debat hingga dokemntasi islam yang diputar sepanjang hari di kantor pusat BMA untuk dilihat oleh siapapun yang berkunjung kesana.

BMA juga mengkoordinir kunjungan ke masjid masjid dari sekolah sekolah dan lembaga lembaga pendidikan lainnya dan berbagai organisasi, selain berkunjung ke fasilitas fasilitas tersebut, para pengunjung juga diberikan pengenalan tentang Islam dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab.

Organsasi ini juga bekerja sama dengan para professor, pengajar, pelajar dan berbagai universitas di Botswana dan berbagai sekolah sekolah untuk mengambil kesempatan memberikan kuliah umum tentang Islam dan Tanya jawab tentang Islam sebagai bagian dari upaya dakwah dan menyampaikan informasi yang benar tentang Islam.

Berbagai even local dan nasional juga di ikuti oleh Organisasi Islam Botswana termasuk Botswana Annual Trade Fair hingga memenangkan stand terbaik dari katagori stand religi, iklan di media massa setempat juga menarik perhatian dari para pembacanya, melayani dakwah lewat surat, telepon, email, kelas islam, hingga ke dakwah ke penjara.

Perkembangan Islam di Botswana cukup berkembang dari waktu ke waktu. Perkembangan tersebut juga tercermin dari angka pertumbuhan yang sudah di sajikan di awal tulisan dan juga di dukung oleh akar adat tradisi setempat yang memiliki kesamaan dengan ajaran Islam dan kondisi negaranya yang cukup kondusif dan minim konflik antar etnis dan golongan.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga Serial Islam di Afrika Lainnya

Sabtu, 06 Januari 2018

Islam di Botswana (bagian 1)


Masjid An-Nur di Gaborone, Ibukota Botswana

Botswana adalah satu satunya negara yang pernah mencatatkan diri dalam sejarah sebagai negara yang ibukota negaranya berada di luar negeri alias diluar wilayah negaranya, itu terjadi pada saat negara ini masih dibawah jajahan Inggris sebagai ““British Protectorate of Bechuanaland”, saat itu ibukota negara Botswana berada di Mafikeng, di Afrika Selatan.

Setelah merdeka di tahun 1966, ke unikan terus berlanjut, lagi lagi Botswana memiliki pengaturan yang unik dengan Ibukota negaranya. Ibukota pemerintahan negara berpusat di kota Gaborone sedangkan pusat sistim yudisialnya ditempatkan di kota Lobatse. Kota Gaborone berada di sisi tenggara wilayah Botswana, sedangkan kota Lobatse terpaut 70km ke selatan dari kota Gaborone

Botswana adalah negara yang wilayah-nya terkunci di tengah tengah daratan Afrika bagian selatan. Secara geografis Botswana bertetangga dengan Namibia di sebelah barat dan utara, batas kedua negara ini benar benar berupa garis lurus yang membentang dari utara hingga ke selatan, sisi utara Botswana juga berbatasan dengan satu jalur sempit wilayah Namibia yang memanjang dari barat ke timur memisahkan Botswana dengan Angola dan Zambia. Sisi timur laut Botswana berbatasan dengan Zimbabwe sedangkan sisi tenggara dan selatannya berbatasan dengan Republik Afrika Selatan.


Kota Lobatse yang menjadi pusat sistim yudisial negara Botswana memang memiliki sejarahnya sendiri sebagai kota penting di Botswana. Lobatse merupakan wilayah pertama di Botwana yang memiliki jalan ber-aspal, itupun hanya sepanjang 5 km membentang dari stasiun Lobatse menuju ke gedung Pengadilan Tinggi, dan dibangun khusus untuk menyambut kunjungan King George VI dan Queen Elizabeth di tahun 1947. Nyatanya, meskipun negara ini merupakan bekas jajahan Inggris namun tidaklah semakmur seperti kebanyakan negara negara yang senasip dengan nya.

Gedung pengadilan tinggi Botswana memang berada di Lobatse sebagai ibukota sistem yudisial negara Botswana. Lobatse juga menjadi pusat Departemen Survey Geologi, disnaa juga terdapat rumah sakit jiwa serta Komisi Urusan Daging Botswana (Botswana Meat Commision), komisi ini berawal dari “Loatse Abbatoir” yang dibangun oleh pemerintah kolonial Inggris di tahun 1954. Kota Lobatse juga menjadi kota pertama di Botswana yang memiliki Masjid sejak tahun 1967.

Urusan daging memang menjadi penting di negara ini sebagai salah satu komoditi ekspornya ke berbagai negara di Eropa. Sedangkan rumah sakit jiwa di Lobatse merupakan satu satunya rumah sakit sejenis dinegara itu, kini Lobatse juga menjadi rumah bagi beberapa industri. Penjara negara dan perusahaan pipa dan pengairan juga berpusat di Lobatse sebagai perusahaan penyerap tenaga kerja terbesar di Botswana. Sampai ahirnya ditemukan tambang intan dan tambang permata lainnya, ekspor daging masih berperang sangat penting sebagai salah satu sumber penting devisa negara Botswana.

Masjid An-Nur Gaborone

Sebagi ibukota pemerintahan, Gaborone merupakan ibukota dengan pertumbuhan penduduk paling pesat di Afrika. Sayangnya, pertumbuhan ini juga diikuti cepatnya penyebaran HIV AIDS. Cukup menarik bahwa Komunitas Muslim Botswana di Gaborone sering dilibatkan dalam kampanye mencegah persebaran HIV AIDS.

Botswana merupakan negara multietnis. Etnis Tswana, Kalanga, dan Basarwa, merupakan etnis utama negeri Gurun Kalahari ini. Etnis-etnis lain dari Asia dan Eropa juga bisa ditemui di sini, dengan jumlah yang sedikit. 

Islam di Botswana Sejak 1882

Islam merupakan agama dengan penganut minoritas di Botswana, mayoritas penduduk negara ini beragama Kristen dan menganut kepercayaan asli setempat. Namun demikian, berdasarkan berbagai laporan termasuk laporan dari kementrian luar negeri Amerika Serikat, kehidupan antar ummat beragama di negara ini cukup kondusif dibandingkan dengan bagian Afrika lainnya yang seringkali terjadi konflik.

Sensus tahun 2001 menunjukkan jumlah muslim di Botswana hanya sekitar 5,000 jiwa atau kurang dari 1% dari keseluruhan penduduk negara itu. Pada tahun 2010 populasi Muslim di Botswana mencapai sekitar 8.000 jiwa dan diprediksi melonjak menjadi 10 ribu jiwa pada tahun 2020. Menurut James N Amanze dalam “Islam in Botswana During the Colonial Period 1882-1966”, Islam masuk ke Botswana dibawa oleh para pedagang Muslim India pada tahun 1882 dimasa kolonial Inggris.

Setelah berpindah ke beberapa tempat, para pedagang Muslim India ini, kemudian menetap di Ramotswa sejak 1886. Kampung yang berjarak sekitar 33 kilometer dari Gaborone ini menjadi perkampungan Muslim tertua di Botswana. Dari Ramotswa, Islam lalu menyebar ke berbagai kota lain di negara dengan penduduk sekitar 1,6 juta jiwa itu. Lantaran jumlah Muslim masih sedikit kala itu, Ramotswa selalu menjadi pusat perayaan Idul Fitri dan Idul Adha hingga awal tahun 1960-an. 


Bersambung ke bagian 2

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga Artikel Islam di Afrika Lainnya