Tampilkan postingan dengan label Nigeria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nigeria. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Agustus 2019

Lekki Central Mosque - Nigeria

Aerial view Lekki Central Mosque (foto IG @ekolawanaija)

The Lekki Central Mosque atau Masjid Sentral Lekki adalah salah satu masjid megah di Nigeria, lokasinya berada di kota Lekki, wilayah Negara bagian Lagos, di sebelah tenggara pusat kota Lagos, ibukota Nigeria. Sebagai kota penyanggah ibukota, Lekki sedang berkembang pesar dengan segala proyek pembangunannya termasuk pembangunan bandara dan pelabuhan laut internasional untuk menjadikan kota ini sebagai "Blue-Green Environment City". Lekki dulu nya terkenal sebagai daerah kumuh, tumbuh menjadi kota modern dengan penduduk diatas 400 ribu jiwa dan disiapkan untuk menampung hingga 3,5 juta warga. 

Masjid Sentral Lekki merupakan pusat Islam paling inspiratif dan terkemuka di Nigeria, berdiri di wilayah dengan penduduk mayoritas muslim. Lokasinya berada di Jalan Hakeem Dickson No. 81A, Skema 1 Lekki. Masjid ini tidak saja menjadi pusat kegiatan spiritual, tetapi juga menjadi “benteng pembelajaran” di mana berbagai kegiatan akademis dan ilmiah berlangsung setiap hari. Karena perannya yang cukup besar, Masjid Sentral Lekki ini menjadi masjid yang paling dikenal di wilayah Lekki.

Lekki Central Mosque
81a Hakeem Dickson, Lekki, Lagos, Nigeria
Tel: +2348138879937, +2348033202212, +2348034001101, +2348033005300.





Masjid pertama di Lagos 

Leeki Central Mosque merupakan bangunan masjid pertama yang dibangun sejak awal sebagai masjid dan dibuka untuk umum di wilayah Negara bagian Lagos. Berdiri megah di atas lahan seluas 1,3 hektar. Ruang utama masjidnya mampu menampung 2000 jemaah sekaligus, sedangkan area tambahan nya sendiri dapat menampung hingga 5000 jemaah. 

Selain itu masjid ini dilengkapi dengan 15 ruang kelas madrasah, perpustakaan dengan 2000 lebih buku dan buku elektronik, ruang berwudhu, aula serbaguna berkapasitas 1000 orang, 3 bangunan tempat tinggal imam dan tamu, 2 bangunan untuk pengurus masjid serta perkantoran pengelola masjid. 

Sunset at Lekki Central Mosque (IG @pablodexera)

Lekki Central Mosque adalah property dari organsasi Islam Lekki Muslim Ummah (LEMU), organisasi ini juga yang mengelola masjid dengan sistem manajemen yang cukup baik. Pihak pengelola juga bekerjasama dengan masjid masjid dan organisasi Islam lainnya di kota tersebut. Setidaknya 5000 jemaah mengunjungi masjid ini setiap pecan baik untuk melaksanakan sholat ataupun untuk menuntut ilmu di masjid ini. Dipimpin oleh Imam, Sheikh Ridwan Jamiu, Masjid Sentral Lekki menyelenggarakan aktivitas peribadatan, pernikahan, konsultasi agama hingga masalah keluarga dan hubungan kemasyarakatan. 

Sejarah Masjid Sentral Lekki 

Sejarah berdirinya masjid ini dimulai tahun 1999 ketika Abdul Fattah Adeyinka Olajide mulai menetap di wilayah pemukiman Lekki Skema 1, saat itu beliau tidak menemukan satupun masjid ataupun tempat yang memungkinkan ummat Islam berinteraksi sosial. Beliau kemudian menemui otoritas pengembangan kota baru Lekki (NTDA) untuk mempertanyakan hal tersebut. Dari pertemuan tersebut diketahui bahwa pihak NTDA telah menyediakan satu plot lahan untuk pembangunan tempat ibadah termasuk lahan untuk masjid dan Gereja Katholik dan Anglikan.

Black white of Lekki Central Mosque

Berbekal informasi tersebut beliau langsung menghubungi Kantor Biro Peranahan Negara di Lagos dan mendapatkan informasi bahwa, pemerintah tidak dapat memberikan lahan untuk pembangunan masjid kepada individu tertentu kecuali kepada organisasi keagamaan yang sudah diakui pemerintah. Tidak ada pilihan lain selain segera membentuk organisasi Islam di Lekki dan kemudian terbentuklah The Lekki Muslim Ummah (LEMU) sebagai organisasi yang memayungi berbagai organisasi Islam di wilayah semenanjung Lekki, di bulan Juli 1999. 

Tujuan utama berdirinya organisasi ini untuk mendakwahkan Islam sesuai dengan Al-Qur’an Sunnah, menyatukan ummat Islam, menyelaraskan saling pengertian antara ummat Islam dan komunitas lainnya. Dan tentu saja sebagai bagian dari rencana untuk segera mendirikan Masjid dan pusat aktivitas Islam di wilayah tersebut. 

Interior Lekki Central Mosque

Perjuangan tokoh tokoh awal pendiri organisasi dan masjid Sentral Lekki ini cukup mengharukan, bagaimana mereka harus mendatangi satu persatu rumah rumah yang ada di kawasan kota Baru Lekki untuk menanyakan apakah mereka muslim dan mengajak mereka bergabung dalam organisasi Islam. Bahkan kantor pertama organisasi ini menempati rumah salah satu Jemaah yang baru saling kenal selama beberapa tahun sampai ahirnya masjid Sentral Lekki benar benar berdiri. 

Dua tahun setelah organisasi berdiri, muslim Lekki belum juga kunjung mendapatkan izin resmi dan penyerahan lahan yang dialokasikan untuk mendirikan masjid. Sembari menunggu proses nya berjalan, di tahun 2001 didirikanlah masjid sementara di lokasi yang ditunjuk, sebuah bangunan masjid yang dibangun dari kayu semi permanen, dengan sumber pendanaan dari Alhaja Rabi Usman. Di bulan Agustus 2001 untuk pertama kalinya masjd sementara tersebut digunakan untuk sholat Jum’at berjamaah. ***


Baca Juga


Minggu, 31 Desember 2017

Islam di Nigeria

::: Bayi Ajaib Nigeria ::: Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo, bayi yang lahir membawa Alquran dari rahim ibunya. (republika)

Bayi Ajaib Nigeria, Lahir membawa Al-Qur’an

Di bulan Mei yang lalu, Nigeria digemparkan oleh berita lahirnya seorang bayi dari keluarga Kristen yang ketika lahir menggenggam sebuah mushaf kitab suci Al-Qur’an di genggaman tangannya. Sebagaimana dilansir oleh Republika online yang mengutip dari harian Pmnewsnigeria, disebutkan bahwa bayi tersebut lahir di 112 Olateju Street, Mushin, Lagos State, Nigeria Barat Daya pada 7 Mei 2012 lalu. Saat keluar dari rahim ibundanya, bayi tersebut membawa sebuah Mushaf kecil di tangannya.

Mengetahui hal tersebut ibu dan nenek dari sang bayi yang sejatinya beragama Kristen langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam. Kelahiran bayi tersebut pun menyedot perhatian para ulama di negara benua hitam tersebut. Para ulama di Nigeria berkumpul untuk memberikan nama kepada bayi tersebut. Setelah menyampaikan ceramah singkat, seorang ulama Nigeria, Ustad Abdul Rahman Olanrewaju Ahmed, memberikan nama kepada bayi tersebut Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo.  

Tentang Nigeria

Nigeria bernama resmi Federal Republic of Nigeria, merupakan negara republik Federasi yang terdiri dari 36 negara bagian ditambah satu Daearah Khusus IbukotaAbuja. “Jangan Sampai tertukar dengan Republik Niger, yang merupakan tetangganya disebelah utara”. Nigeria berada di bagian barat benua Afrika, daerah pantainya yang menghadap ke Samudera Atlantik berada di sebelah selatan, disebelah utara bebatasan darat dengan Republik Niger, timur dengan Kamerun, Benin di sebelah barat, sedangkan di penjuru timur laut, Nigeria berbagi wilayah di danau Chad dengan Niger, Chad dan Kamerun.

Lokasi Nigeria

Nigeria beribukota di Abuja yang merupakan daerah khusus Ibukota di Nigeria. Abuja merupakan wilayah kota baru yang sengaja dibangun untuk dijadikan ibukota menggantikan kota Lagos pada tahun 1980-an dan secara resmi menjadi ibukota negara pada tanggal 12 Desember 1991. Nigeria merupakan negara bekas jajahan Inggris, memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1960. Nama Nigeria sendiri diambil dari nama sungai yang mengalir membelah negara tersebut. Semasa penjajahan Inggris mengakui kekuasaan para pemimpin suku di negara ini. paska kemerdekaan sempat terjadi perang sipil di negara ini sebagai akibat dari perjuangan kemerdekaan yang dilakukan oleh suku Biafra yang ingin mendirikan negara sendiri.

Nigeria memiliki luas wilayah seluas 923,768 km, menempati peringkat ke 32 dalam ukuran, terdiri dari luas daratan 910,768 km dan perairan seluas 13,000 sq km. dengan jumlah total penduduk mencapai 170,123,740 (perkiraan bulan Juli 2012) dan terdiri dari 250 suku. Suku suku terbesar disana melipytu suku Hausa dan Fulani 29%, Yoruba 21%, Igbo (Ibo) 18%, Ijaw 10%, Kanuri 4%, Ibibio 3.5%, dan Tiv 2.5%.

Islam di Nigeria
Merujuk kepada situs world fact book komposisi keber-agama-an di Nigeria terdiri dari Muslim 50%, Kristen 40%, kepercayaan tradisonal lama sekitar 10%. Muslim di Nigeria merupakan muslim Suni bermazhab Maliki. Muslim Syiah juga eksis di Nigeria, mereka merupakan minoritas di Nigeria dan sebagian besar menetap di negara bagian Sekoto.

Masjid Nasional Abuja, Nigeria

Kehidupan beragama di Nigeria cukup mendapatkan perhatian dari pemerintah. Ketika pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibukota negara dari Lagos ke Abuja, di pusat kota Abuja dibangun Masjid Nasional Abuja beseberangan dengan Gereja Nasional Abuja yang keduanya berukuran besar. Masjid Nasional Abuja sendiri hingga kini menjadi Land Mark Kota Abuja.

Islam mulai masuk ke bagian utara Nigeria di awal abad ke 9 dan berkembang pesar di wilayah ke kaisaran Kanem-Bornu dimasa kekuasaan Kaisar Humme Hilmi. Darisana kemudian menyebar ke kota kota penting di bagian utara negara tersebut hingga abad ke 16 dan kemudian tersebar hingga ke pelosok pelosok negeri.

Beberapa pihak bahkan yakin Islam telah masuk ke Nigeria sejak abad pertama Hijriah, sebagaimana disampaikan oleh ulama kelahiran Nigeria, Sheikh Dr. Abu-Abdullah Abdul-Fattah Adelabu yang mengatakan bahwa Islam sudah mencapai wilayah Sub Sahara termasuk Nigeria sejak abad pertama Hijriah melalui para pedagang muslim dan ekspedisi selama penaklukan oleh Bangsa Arab pimpinan Uqba bin Nafi (622–683) dari dinasti bani Umayah semasa Muawiyah dan Yazid, islam telah menyebar di Afrika Utara atau Magribi Al-Arabi termasuk wilayah yang kini dikenal sebagai Aljiria, Tunisia dan Maroko.

Islam juga masuk ke Nigeria di daerah barat daya yang berbahasa Yoruba semasa kekuasaan Mansa Musa dari Emperium Mali yang menyebarkan Islam berhadapan dengan kerajaan Emperium Yoruba di Nigeria. Pengaruh dari kebesaran dinasti Abbasiah (750-1258) turut memperkuat penyebaran Islam di daerah tersebut dan mengahiri kekuasaan Katholik di Afrika selama beberapa abad.

::: Masjid Sental Lagos ::: Lagos, bekas ibukota pemerintahan Nigeria dan kini menjadi Ibukota perdagangan Nigeria dengan penduduk mencapai 16 juta jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk mencapai 6% pertahun akan segera menggantikan Kairo sebagai kota terbesar di benua Afrika 

Namun demikian dari data tertulis yang sudah berhasil ditemukan oleh para peneliti, Islam masuk ke Nigeria di Abad ke 9. Arsip arsip yang ada menunjukkan bahwa islam sudah menjadi agama mayoritas dimasa kekuasaan Emperium Bornu dibawah kekuasaan Mai (Raja) Idris Alooma (1571-1603) meskipun kala itu masih banyak penduduk Nigeria yang menjalankan ritual keagamaan tradisional mereka. Dimasa itu muslim di Nigeria sudah menggunakan peradilan Islam, mendirikan masjid membangun penginapan di Mekah bagi jemaah haji mereka dan tentu saja penyelenggaraan ibadah haji.

Perang antar suku sempat terjadi di abad ke 19 antara suku Fulani Muslim melawan Kerajaan Hausa di Nigeria Utara, berahir dengan kemenangan dan terbentuknya emporium Fulani dengan ibukotanya di Sokoto. Wajar bila kini suku Hausa dan Fulani merupakan suku Islam terbesar di Nigeria. Disusul oleh Suku Yoruba.

Kini, meski Islam bukan satu satunya agama di Nigeria namun pengaruhnya cukup besar. Kehidupan beragama berjalan dengan baik termasuk penyelanggaraan peribadatan sehari hari hingga ke pengurusan penyelenggaran ibadah Haji, dan tidak terlalu aneh bila kegiatan kenegaraan di Nigeria pun dibuka dan ditutup dengan berdoa secara Islam sejak era 1990-an. Bahasa Arab turut mempengaruhi bahasa Nigeria termasuk penamaan hari yang kental dengan pengaruh bahasa Arab.

Nigeria secara umum terbagi dua menjadi wilayah Islam di utara dan Kristen di Selatan, namun kerukunan di negara ini cukup baik meski sengketa dan perselisihan hingga kudeta dan pergantian kekuasaan tak henti mendera negara tersebut. Dan satu kelompok Islam yang menamakan dirinya Jamā'atu Ahlis Sunnah Lādda'awatih wal-Jihad)  atau lebih dikenal dalam bahasa Hausa sebagai Boko Haram didirikan olehMuhammad Yusuf sejak tahun 2001 lalu melancarkan gerakan jihad untuk menegakkan syari’ah Islam di Nigeria hingga hari ini.*** (dari berbagai sumber, data di olah).

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga