Tampilkan postingan dengan label khadafi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label khadafi. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 April 2023

Masjid Masjid Warisan Muammar Khaddafi (Bagian-2)


Masjid Masjid Warisan Muammar Khaddafi

Muammar Khaddafi memang sudah tiada, dunia barat menyebutnya sebagai musuh besar demokrasi, dunia arab menyebutnya sebagai orang afrika dan tak mengakui nya sebagai bagian dari Arab, Media massa ramai ramai menyebutnya sebagai diktator di era modern yang terjungkal, sementara di belahan afrika dia dianggap sebagai seorang pahlawan Besar, Raja tak bermahkota bagi suku suku petualang dan pejuang di Afrika.
 
Bila dalam posting sebelumnya kita ulas tentang masjid masjid warisan Khaddafi di Bogor, Manila dan Kampala (Uganda) berikut ini kita tampilkan masjid masjid yang dibangun oleh nya di benua Afrika. Tak hanya masjid beliau juga membangun sarana pendidikan dan sarana pendukungnya termasuk beasiswa bagi para mahasiswa muslim dari berbagai Negara untuk kuliah di Libya atas tanggungan pemerintah Libya.
 
Gaddafi Education Centre and Mosque, Dodoma - Tanzania
 
Di Tanzania, salah satu republik di Afrika, Muammar Khadafi dikenang dengan sederet jasanya, salah satunya adalah membangun berbagai fasilitas termasuk Pusat Pendidikan dan masjid di kota Dodoma. Gaddafi Education Center and Mosque di kota Dodoma ini dibangun dengan dana sebesar 6 juta dolar, lengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung dan merupakan pilot project di Tanzania.
 
Gaddafi Mosque Dodoma, Tanzania

Rencananya setelah proyek ini sukses, Khadafi akan membangun pusat pendidikan dan masjid ultra modern complex di ibukota Tanzania, Kota Dar Es Salam. Namun Khadafi sudah digulingkan dari singgasananya sebelum sempat mewujudkan janjinya kepada rakyat Tanzania.
 
Masjid Gaddafi di kota Dodoma ini mampu menampung hingga 3000 jemaah sekaligus dan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Tanzania, Jakaya Kikwete pada tanggal 16 Juli 2010 yang lalu. Selain membangun masjid dan pusat pendidikan ini, khaddafi juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa Tanzania untuk kuliah di Libya. Sheikh Shabaan, Imam masjid ini pun merupakan lulusan dari universitas Libya.
 
Gaddafi Mosque, Freetown - Siera Leone
 
Paska perang saudara di Siera Leon, Khaddafi tampil sebagai pahlawan dengan mengirimkan beberbagai bantuan kemanusian ke Negara di pantai barat Afrika ini. mulai dari bantuan makanan hingga bahan bakar minyak termasuk membantu muslim Siera Leone untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah. Khaddafi juga membantu pemulihan infrastruktur di Negara tersebut. Meski sebelumnya warga Siera Leone sangat mengerti bahwa Khaddafi turut bermain dalam perang saudara tersebut.
 
Gaddafi Mosque Freetown, Siera Leone

Salah satu warisan Khaddafi di Siera Leone adalah Masjid Gaddafi atau Gaddafi Mosque in kota Freetown, Ibukota Siera Leone. Masjid yang berada di dalam komplek Rokupa Estate ini diresmikan pada tanggal 14 Agustus 2009. Bangunan masjid megah dilengkapi dengan plaza terbuka dan penataan landscaping yang cukup apik. Masjid ini mampu menampung hingga lebih dari 5000 jemaah sekaligus. dan seperti halnya masjid masjid yang dibangun Muammar Khaddafi lainnya, jemaah masjid ini juga menyelenggarakan sholat ghoib setelah mendengar kematian Muammar Khaddafi.
 
Muammar Gaddafi Mosque, Bamako – Republik Mali
 
Di kota Bamako, Ibukota Republik Mali yang terletak di Afrika Barat, kematian Muammar Khaddafi meninggalkan duka bagi rakyat negeri itu. Di negeri ini mendiang Khaddafi tak segan untuk turun dari mobilnya untuk sekedar menyambut jabatan tangan dari orang orang yang berdiri di pinggir jalan melambaikan tangan padanya. Sosoknya dikenang sebagai tokoh anti imperialisme barat di bumi Afrika.
 
Masjid Agung ACI2000 di kota Bamako, Mali.

Di kota Bamako, ibukota Republik Mali, sebuah masjid besar dibangun dengan dana dari pemerintah Libya dibawah Muammar Khaddafi dan kini disebut masjid agung ACI2000. Uniknya, lokasi masjid ini berdiri benar benar berseberangan dengan gedung kedutaan besar Amerika Serikat untuk Republik Mali di kota Bamako. Dua bangunan yang dibangun oleh dua seteru abadi. Di Mali, Khaddafi tidak saja membangun masjid tapi infrastruktur kota hingga komplek pemerintahan republik Mali senilai 100 juta dolar itu juga dibangun dari dana petro dolar yang dikucurkan dari Libya.
 
Muammar Gaddafi Mosque, Kigali – Republik Rwanda
 
Berdiri megah di kawasan Nyamirambo di kota Kigali berseberangan dengan lapangan sepak bola terbesar di kota Kigali, ibukota Republik Rwanda. Masjid Gaddafi's merupakan masjid terbesar di Republik yang sempat mengalami kerusuhan etnis antara suku Hutu dan suku Tutsi beberapa tahun lalu. Masjid Gaddafi di kota Kigali juga berfungsi sebagai Islamic Cultural Centre.
 
Masjid Muammar Gaddafi di Kigali, Rwanda.

Islam di Rwanda memang sedang populer dan mengalami perkembangan cukup pesat terutama di kota Kigali, pusat pusat keislaman juga bermunculan. Diperkirakan saat ini ada sekitar 20 persen penduduk Rwanda beragama Islam, sebagaimana disampaikan oleh  Mahfoud el-Roinia, direktur dari Islamic Cultural Centre Gaddafi ini dan Isaac Munyakrazi, direktur Sekolah Menengah yang juga dikelola oleh masjid Gaddafi Kigali.
 
Sumber sumber lain secara umum menyebut muslim di Rwanda sekitar 14%, mengalami lonjakan dari hanya sekitar 7%. Lonjakan ini justru terjadi setelah kerusuhan etnis berbuntut pembantaian terhadap muslim di tahun 1994 lalu. Beberapa sumber termasuk dari para mualaf menyebutkan bahwa lonjakan pemeluk islam di negeri itu salah satunya karena ketertarikan dari non muslim terhadap Islam. Dan faktanya muslim memang tak terlibat dalam aksi pembantaian etnis dalam kerusuhan tahun 1994 di negeri itu.
 
Kembali ke bagian-1
 
------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------
 
Baca Juga
 

Jumat, 21 April 2023

Masjid Masjid Warisan Muammar Khadafi (Bagian 1)

Masjid Warisan Khadafi dari Afrika hingga Bogor.

Kolonel Muammar Khaaddafi (June 1942 – 20 October 2011) dikenal luas oleh dunia internasional sebagai satu satunya presiden negara di dunia ini yang naik ke kursi kepresidenan saat masih berpangkat Kolonel. Naik tahta sebagai kepala Negara Libya setelah mengkudeta Raja Idris yang sedang berobat ke Turki di tahun 1969, dan ahir hidupnya pun di kudeta oleh begitu banyak orang dan kekuatan termasuk kekuatan asing yang memusuhinya. Muammar Khaaddafi  tewas dalam akumulasi dan kombinasi serangan para pemberontak dan serangan udara NATO di kampung halamannya sendiri pada 20 Oktober 2011.
 
Diktator kah Khadafi? atau seorang pahlawan besar atau seorang musuh besar?.  jawaban dari pertanyaan itu sangat tergantung dari siapa yang yang menjawab. Lepas dari semua itu, semasa hidupnya Muammar Khaaddafi meninggalkan warisan beberapa masjid yang tersebar dari pantai barat Afrika hingga ke Sentul – Bogor di Indonesia. Berikut ini beberapa diantara masjid masjid warisan Muammar Khaaddafi tersebut.
 
Masjid Azzikra Sentul Bogor
 
Masjid Azzikra di Sentul ini awalnya bernama Masjid Muammar Qaddafy, lokasinya berada di atas bukit di tengah tengah perumahan khusus muslim Bukit Az-Zikra Sentul Bogor. Masjid dan perumahan ini memang terkait dengan Majelis Zikir Az-Zikra yang di asuh oleh (Alm) Ustadz Arifin Ilham. 
 
Masjid Az Zikra (d/h Masjid Muammar Qaddafy)

Tulisan Azzikra yang kini terpampang di masjid ini pada awalnya tertulis dengan hurup besar “QIC” singkatan dari Qaddafy Islamic Center. kawasan ini juga dilengkapi dengan sekolah Islam dan sarana pendukung lainnya termasuk bangunan menara setinggi 57 meter yang bisa dikunjungi hingga ke puncak menara menggunakan lift.
 
Pembangunan komplek QIC ini seluruhnya di danai oleh pemerintah Libya dibawah kepemimpinan Muammar Khaaddafi. Diresmikan pada hari Ahad, 7 Juni 2009, dihadiri Wakil Presiden Yusuf Kalla dan istrinya Ny. Mufidah Kalla, serta Sheikh Mahmud H.Reeh, Ulama dari World Islamic Call Society, Tripoli Libya.  Tak lama setelah kematian Muammar Khaaddafi Masjid inipun berganti nama menjadi Masjid Az-Zikra.
 
Gaddafi National Mosque - Kampala, Masjid Nasional Uganda
 
Uganda dan Idi Amin, adalah nama nama yang membuat ngeri banyak orang. Uganda dikenal luas dunia internasional justru karena riwayat kekejaman (mantan) presidennya, Idi Amin.  Kekejaman Idi Amin sudah seperti legenda sampai sampai tulisan tentangnya terkesan hiperbola. Semasa berkuasa Idi Amin bermimpi membangun masjid Negara di atas bukit Kampala tua di Ibukota Uganda namun sampai ahirnya Idi Amin terjungkal dari pemerintahannya di tahun 1979 lalu melarikan diri ke Jeddah (Saudi Arabia) hingga wafat tanggal 16 Agustus 2003 dan di makamkan di Mekah, Impian tersebut tak pernah terwujud.
 
Gaddafi National Mosque Uganda

Muammar Khaddafi yang kemudian mewujudkan impian itu, membangun sebuah masjid nasional untuk muslim Uganda di atas bukit Kampala Tua persis dilokasi yang di impikan oleh mendiang Idi Amin.  Masjid Nasional tersebut diresmikan pada tanggal 29 Maret 2008 langsung oleh Muammad Khaddafi yang disambut layaknya seorang Pahlawan Besar di Stadion kota Kampala. Masjid tersebut awalnya dinamai sesuai nama Khaddafi dalam dialek setempat “Gaddafi National Mosque”.
 
Paska kematian Khaddafi, tak ada niatan dari pemerintah Uganda untuk mengganti nama Masjid Nasional mereka, berbagai situs nasional Uganda masih menyebutnya dengan nama itu, namun di googlemaps dan Wikipedia nama masjid ini sudah berubah menajdi Uganda National Mosque.
 
Masjid Al-Dahab Manila, Philippina
 
Masjid Al-Dahab (masjid emas) berdiri di kawasan Quiapo, pusat perdagangan kota Manila, Ibukota Philippina.  Pembangunan masjid ini sama sekali tidak menggunakan dana dari Muammar Khadafi ataupun pemerintah Libya, tapi di danani sendiri oleh pemerintah Philippina semasa kekuasaan presiden Ferdinant Marcos dan istrinya Imelda Marcos yang terkenal dengan gaya hidup bermewah mewahan itu.
 
Masjid Al Dahab Manila.

Lalu apa kaitannya dengan Muammar Khaddafi? Masjid besar ini dibangun demi menghormati Muammar Khaddafi yang ketika itu berencana akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Philippina. Adalah Imelda Marcos sang first lady yang mengomando langsung pembangunan masjid ini demi mengejar tenggat waktu, untuk memastikan masjid ini selesai sebelum kedatangan Khaddafi di Manila tahun 1978.
 
Rencana kedatangan Khadaffi ke Philippina tersebut tak lain dan tak bukan adalah untuk menjadi mediator antara pemerintah Philippina dengan Para Pejuang dari Front Pembebesan Moro (MLF) yang bertikai di Philipina Selatan. Masjid telah selesai dibangun tapi khaddafi tidak pernah datang ke Philippina. Rezim Marcos sudah lebih dulu terguling oleh gerakan “people power” yang mengguncang Philippina.  Tapi muslim Manila menangguk berkah dari Kharisma Khadaffi yang luar biasa itu hingga kini. ***
 
------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------
 
Baca Juga